Ringkasan Materi ASEAN IPS Kelas 6 

1. PENGERTIAN

ASEAN (Association of Southeast Asian Nation) adalah perhimpunan bangsa-bangsa yang ada di kawasan Asia Tenggara yang didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967. Organisasi ini dibentuk dengan tujuan untuk melakukan kerjasama antarnegara anggota untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, mendorong perdamaian dan stabilitas wilayah, serta membentuk kerjasama dalam berbagai bidang kepentingan bersama. 

Negara-negara yang mendirikan ASEAN antara Lain :

  • yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Filipina, yang bergabung pada tanggal 8 Agustus 1967. Kemudian di ikuti oleh negara-negara berikutnya, yaitu :
  • Brunei Darussalam, bergabung pada tanggal 7 Januari 1984
  • Vietnam, bergabung pada tanggal 28 Juli 1995
  • Laos dan Myanmar, bergabung pada tanggal 23 Juli 1997
  • Kamboja, bergabung pada tanggal 30 April 1999

2. Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat ASEAN

A. Brunei Darussalam

Kampung Ayer adalah desa terapung di Brunei Darussalam. Tahun 1400 Kampung Ayer sempat menjadi pusat pemerintahan. Saat ini banyak penduduknya yang memiliki perahu pribadi dan disimpan di bawah rumah apung mereka.Budaya Brunei banyak dipengaruhi oleh ajaran Islam. Mayoritas penduduknya adalah orang Melayu. Kata “Brunei” berasal dari kata “Nah Baru” yang diucapkan oleh Awang Alak Betatar, penemu negara ini. Kata “Darussalam” berarti “Tempat yang Damai” atau “Rumah Keamanan”. 

Dalam percakapan, menunjuk dengan jari telunjuk dianggap kasar. Secara tradisional, orang Brunei tidak berjabat tangan dengan lawan jenis. Melepaskan sepatu adalah kebiasaan umum orang Brunei sebelum memasuki rumah orang lain.

B. Malaysia

Patung Dewa Murungga di Malaysia merupakan patung berukuran 42.7 meter. Patung ini terletak di Batu Caves, gua yang merupakan salah satu kuil Hindu di luar India yang paling populer, yang didedikasikan untuk Dewa Murungga.

Malaysia memiliki kota yang bernama George Town, yaitu kota yang terdaftar dalam UNESCO World Heritage. Kota ini terletak di Pulau Penang. George Town adalah kota yang memiliki ragam jenis budaya.

Banyak gedung peninggalan masa Eropa dan bangunan bernuansa Melayu Tionghoa. Tiga kaum utama di Malaysia adalah Melayu, Cina, dan India. Musik tradisionalnya banyak dipengaruhi oleh budaya Cina, Islam, India, dan Indonesia. Makanan khasnya adalah nasi lemak.

C. Filipina

Budaya Filipina merupakan hasil perpaduan antara budaya barat dan timur. Kehidupan budayanya dipengaruhi oleh budaya Melayu, Cina, dan Spanyol. Bahasa Filipina adalah bahasa Nasional dengan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar untuk urusan perdagangan atau pergaulan. Ada delapan dialek utama yang digunakan oleh masyarakat Filipina, yaitu Tagalog, Cebuano, Ilocano, Hiligaynon atau Ilonggo, Bicol, Waray, Pampango, dan Pangasinense.

‘Po’ dan ‘opo’ adalah sebutan orang Filipina terhadap orang yang lebih tua. Mereka memanggilnya dengan menggunakan kata-kata seperti “Kuya”, “Ate”, “Manong” atau “Manang” yang menunjukkan rasa penghormatan. Jabat tangan adalah bentuk salam yang paling sering dijumpai di Filipina. Tarian Tinikling merupakan tarian masyarakat Filipina. Tarian ini menceritakan tentang burung Tinikling yang berjalan melompat menghindari perangkap bambu petani padi.

D. Kamboja

Banyak candi di Kamboja terbuat dari batu. Dewa-dewa dari agama Hindu dan Buddha terukir pada tembok. Tari Apsara lahir pada 2.000 tahun lalu. Relief tarian banyak ditemukan di bangunan-bangunan keagamaan di Kamboja. Orang Khmer mengenakan syal kotak-kotak yang disebut Krama.

Pria dan wanita Khmer mengenakan bandul Buddha pada kalungnya. Tujuannya adalah untuk menjaga dari roh jahat dan membawa keberuntungan. Makanan terkenal Kamboja adalah chha yang berarti tumisan.

D. Myanmar

Myanmar disebut sebagai negara seribu Pagoda. Hal ini disebabkan karena sangat mudah menemukan kuil-kuil suci Buddha. Mayoritas penduduk Myanmar adalah keturunan Tibet. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Birma.

Pakaian tradisional Myanmar yang disebut Longyi mirip sarung Indonesia, namun kain ini membelit bagian tubuh mereka mulai dari perut hingga betis. Longyi yang berbahan kain katun bukan saja dikenakan pria dewasa, namun juga anak-anak dan wanita.

F. Vietnam

Permainan ‘Menangkap Jangkrik dengan Mata Ter tutup’ adalah permainan tradisional anak Vietnam. Anak yang berada di tengah lingkaran matanya ditutup kain. Menangkap salah satu teman dan menebak namanya.

Vietnam terkenal dengan baju khasnya yang disebut Ao Dai. Topi caping pun banyak ditemui di sana. Orang Vietnam gemar duduk di dingklik, yaitu kursi yang sangat pendek. Bukan hanya untuk makan, bahkan untuk mengobrol pun mereka senang duduk di atas dingklik.

Mayoritas orang Vietnam memiliki nama keluarga Nguyen. Hal ini disebabkan karena Dinasti Nguyen berkuasa mulai 1803-1945 dan merupakan dinasti terakhirdi Vietnam.

G. Laos

Nama Laos berhubungan dengan penemunya, yaitu Ai Lao. Orang Laos ter kenal kes abaran dan kesederhanaannya. Hal ini terkait dengan ajaran agama Buddha yang banyak dianut masyarakatnya. Olahraga tradisional di Laos adalah Kataw, seperti olahraga bola voli, namun menggunakan kaki untuk menangkap dan memukul bola. Bola terbuat dari anyaman bambu.

Tahun baru Laos disebut Bun Pi Mai. Semua penduduk membersihkan rumah, mengenakan pakaian baru, dan mencuci patung-patung Buddha. Makanan utama bangsa Laos adalah nasi atau beras ketan yang dimakan dengan tangan langsung. Orang Laos menyebut dirinya ”luk khao niaow”, yang artinya “anak turun nasi ketan”.

Upacara sakral pemberian sedekah, atau dikenal dengan Sai Bat merupakan upacara di Laos. Para biksu membawa bakul kecil mengitari sebagian kecil kota untuk menerima sedekah dari penduduk setempat yang mayoritas beragama Buddha.

H. Singapura

Singapura memiliki lambang negara, yaitu Merlion. Merlion adalah patung berkepala singa dan berbadan ikan. Menurut mitos, Singapura dahulunya adalah kampung ikan. Kampung ini bernama Temasek yang berasal dari bahasa Jawa yang artinya lautan. Singapura berasal dari kata Sansekerta yang berarti kota Singa.

Penduduk Singapura berasal dari Cina, Melayu, India, dan Eropa. ‘Kaum Baba’ adalah sebutan bagi keturunan Cina-Melayu. Singapura memiliki empat bahasa resmi, yaitu Melayu, Mandarin, Inggris, dan Tamil. Masyarakat Singapura memiliki budaya jalan kaki.

Sekitar 80 persen masyarakatnya memilih untuk berjalan kaki ke mana-mana. Hal ini disebabkan harga kendaraan, yaitu mobil dan bahan bakar sangat mahal. Kepiting cabai adalah makanan yang sangat digemari masyarakat Singapura.

I. Thailand

Thailand adalah satu-satunya negara di ASEAN yang tidak pernah dijajah bangsa Eropa. Thailand dalam bahasa Thai adalah Prathet Thai, yang artinya “Tanah Kebebasan”. Sejak tahun 1800-an, Thailand berubah nama, antara lain Siam (dari bahasa Sansekerta yang artinya gelap atau cokelat) dan Thailand.

Ramakien adalah cerita nasional Thailand yang memengaruhi kehidupan masyarakatnya. Di Thailand, Kepala adalah bagian tubuh yang paling dihormati. Tidak ada orang yang akan berani menyentuh kepala, bahkan kepala anak-anak. Sebaliknya, bagian kaki dianggap bagian yang paling hina karena dipakai sebagai alat untuk menapak di tanah. Oleh sebab itu, kaki tidak boleh dihadapkan ke patung suci atau orang lain.

Indonesia dan Thailand memiliki tradisi minum teh. Di beberapa daerah di Indonesia, kebiasaan minum teh dilakukan secara turun temurun. Salah satunya adalah teh yang diseduh di poci. Oleh sebab itu, teh tersebut dinamakan dengan teh poci. Di Thailand, teh disajikan dengan susu dan rempah-rempah. Teh tersebut dinamakan Thai Ice Tea dan disajikan dingin.

3. Kondisi Geografis dan Kegiatan Ekonomi Negara di Asia Tenggara


Secara Geografis, kawasan Asia Tenggara teletak diantara Benua Asia dan Australia serta Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. berikut dalah batasan-batasan wilayah Asia Tenggara :

a. Indonesia

Ibukota Negara : DKI Jakarta 
Batas wilayah
Barat               : Samudera Hindia
Timur               : Papua New Guinea
Utara               : Malaysia, Singapura, dan laut Cina Selatan
Selatan            : Samudera Hindia
Luas wilayah  : 5.193.250 km2

b. Malaysia

Ibukota Negara : Kuala Lumpur (Malaysia Barat) 
Batas wilayah Timur        : Laut Cina Selatan 
Barat                                : Samudra Hindia 
Utara                                : Brunei Darussalam, Filiphina 
Selatan                             : Indonesia 
Luas wilayah   : 330.300 km2

c. Singapura

Ibukota Negara : Singapura 
Batas Wilayah Barat               : Selat Malaka 
Utara               : Malaysia 
Timur              : Laut Cina Selatan, 
Selatan            : Indonesia
 Luas wilayah  : 697,1 km2

d. Brunei Darussalam

Ibukota Negara : Bandar Seri Begawan 
Batas wilayah Utara               : Laut Cina Selatan 
Barat               : Malaysia 
Selatan            : Malaysia 
imur                : Malaysia 
Luas wilayah   : 5.765 km2

e. Filiphina

Ibukota Negara : Manila 
Batas Wilayah Timur              : Samudera Pasifik 
Barat               : Laut Cina Selatan 
Selatan            : Laut Sulu 
Utara               : Taiwan 
Luas wilayah   : 300.324 km2

f. Thailand

Ibukota Negara : Bangkok 
Batas wilayah Utara               :Laos, Myanmar 
Timur              : Kamboja 
Selatan            : Malaysia 
Barat               : Myanmar 
Luas wilayah   : 513.998 km2

g. Vietnam

Ibukota Negara : Hanoi 
Batas wilayah Utara               : Cina 
Barat               : Laos, Kamboja 
Selatan            : Kamboja 
Timur              : Kamboja 
Luas wilayah   : 331.688 km2

h.Laos

Ibukota Negara : Vientiane 
Batas wilayah Utara               : China (RRC) 
Barat               : Thailand 
Selatan            : Kamboja
 Timur              : Vietnam 
Luas wilayah   : 236.800 km2

i. Kamboja

Ibukota Negara : Phnom Penh 
Batas wilayah Utara               : Laos 
Barat               : Thailand 
Selatan            : Teluk Thailand 
Timur              : Vietnam Luas wilayah   : 181.035 km2

j. Myanmar

Ibukota Negara : Naypyidaw 
Batas wilayah Utara               : China (RRC) dan Kawasan otonomi Tibet 
Barat               : Teluk Benggala 
Selatan            : Laut Andama 
Timur              : China (RRC) 
Luas wilayah   : 676.578 km2


4. Karakteristik Sosial Budaya Negara-Negara ASEAN

a. Indonesia

Karakteristik masyarakat Indonesia mayoritas menganut agama Islam. Masyarakat Indonesia terdiri dari beragam suku bangsa. Indonesia terkenal sebagai negara dengan jumlah suku dan bahasa daerah terbanyak di dunia. Masyarakat Indonesia sangat ramah dan sopan santun. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia. Indonesia juga terkenal dengan julukan jamud katulistiwa karena salah pemiliki hutan hujan terbesar di Dunia. Dan dikenal juga sebagai negara maritim karena terdiri dari gugus pula yang sangat banyak.

b. Malaysia

Karakteristik sosial budaya negara Malaysia adalah mayoritas masyarakatnya beragama Islam. Tarian yang paling terkenal dari Malaysia adalah tari zapin. Makanan khas Malaysia adalah nasi lemak. Dan masyarakat Malaysia menggunakan bahasa Melayu sebagai bahasa nasionalnya.

c. Singapura

Karakteristik sosial budaya negara Singapura adalah masyarakatnya mayoritas merupakan keturuan dari bangsa China-Melayu. Singapura memiliki empat bahasa resmi yaitu bahasa Melayu, Mandari, Inggris dan Tamil. Makanan khas Singapura adalah kepiting pedas dan masyoritas masyarakat beragama Hindu.

d. Filipina

Karakteristik sosial budaya negara Filiphina adalah mayoritas masyarakat beragama Kristen. Budaya Filiphina dipengaruhi oleh budaya Melayu, Cina, Spanyol. Bahasa Nasional Filiphina adalah Bahasa Inggris dan Bahasa Filipino. 

e. Thailand

Thailand mendapat julukan negeri gajah putih. Karakteristik sosial budaya negara Thailand antara lain. Mayoritas penduduk beragama Budha. Negara penghasil padi terbesar di ASIA tenggara, hingga mendapat julukan lembung padi ASEAN. Thailand merupakan satu-satunya negara ASEAN yang tidak pernah mengalami penjajahan.

f. Brunei Darussalam

Karakteristik sosial budaya Negara Berunei Darussalam antara lain, masyarakatnya mayoritas adalah bangsa melayu. Tarin khas yang terkenal adalah tari Adai adai. Mayoritas penduduk beragama Islam. Menggunakan bahasa Melayu dan bahasa Inggris sebagai bahasa nasional.

g. Vietnam

Karakteristik negara Vietnam adalah mayoritas masyarakatnya beragama Kristen. Menggunakan bahasa ibu Vietnam sebagai bahasa nasional. hal yang unik adalah masyarakat Vietnam banyak menggunakan nama “Nguyen.” Baju tradisional Vietnam bernama Ao Dai.

h. Myanmar

Karakteristik Masyarakat Myanmar adalah berasal dari keturuna Tibet dengan mayoristas memeluk agama Budha. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Burma. Di Myanmar juga banyak sekali kuil-kuil Budha.

i. Laos

Karakteristik masyrakat Laos adalah mayoritas masyarakat beragama Budha. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Lao. Orang-orang Laos terkenal dengan keramahan dan kesabarannya. Di Laos juga terdapat upacara sakral bernama Sai Bat untuk memberi sedekah.

j. Kamboja

Karakteristik masyarakat Kamboja diantaranya adalahnya masyoritas beragama Budha. Bahasa nasional Kamboja adalah bahasa Khmer. Di Kamboja banyak terdapat kuil Hindu dan Budha dengan kuil Hindu terbesar  bernama Angkor Wat dan menjadi salah satu cagar budaya UNESCO. Dan di Kamboja juga terdapat ritual kelahiran dan kematian.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

MATERI BAHASA JAWA KELAS VI SEMESTER 1 "CERITA WAYANG GATHOTKACA GUGUR"

cahpter 1

dalam sapaku untuk kamuu...